Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kutim Perkuat Konsolidasi Demokrasi Bersama Partai Gelora Indonesia Kutim

g

Sangatta, Bawaslu Kutai Timur - Bawaslu Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Kutai Timur Kembali menggelar konsolidasi demokrasi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kutai Timur pada Sabtu (18/04/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu dan partai politik dalam menyongsong Pemilu 2029 yang partisipatif, jujur, dan berkeadilan.

Konsolidasi tersebut dihadiri Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Kutai Timur, beserta jajaran staf. Kehadiran Bawaslu diterima langsung oleh Ketua dan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kutai Timur.

Ketua Bawaslu Kabupaten Kutai Timur, Aswadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program nasional Bawaslu RI.

“Kegiatan konsolidasi ini merupakan program nasional Bawaslu RI dan memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu dan partai politik dalam menyongsong Pemilu 2029 yang partisipatif, jujur, dan berkeadilan sekaligus mendiskusikan berbagai isu demokrasi yang terjadi, serta menghimpun masukan untuk perbaikan regulasi ke depan,” ungkapnya.

Ia menambahkan sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya independensi aparatur negara, praktik politik uang, serta penyebaran informasi hoaks.

“Salah satu isu sentral adalah politik uang. Kami berharap ada masukan untuk perbaikan regulasi terkait money politic ke depan. Selain itu, isu penyebaran hoaks juga menjadi perhatian dalam konsolidasi ini,” tambah Aswadi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Kutai Timur menyambut baik kunjungan Bawaslu dan menilai kegiatan tersebut sebagai langkah positif dalam merawat demokrasi di Kutai Timur.

Dengan kolaborasi yang kuat antara Bawaslu dan Partai Politik diharapkan konsolidasi demokrasi di Kabupaten Kutai Timur dapat semakin kokoh, sehingga tercipta proses Pemilu yang transparan, akuntabel, dan berintegritas pada pemilu mendatang.