Tingkatkan Kualitas Demokrasi, Bawaslu Kutim Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif
|
Sangatta, Bawaslu Kutai Timur - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kutai Timur menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai upaya memperkuat peran serta masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Kutai Timur pada Selasa, 16 Juni 2026.
Ketua Bawaslu Kabupaten Kutai Timur, Aswadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa P2P menjadi bagian penting untuk membangun sistem pengawasan yang transparan, dan akuntabel.
“Kalau teman – teman semua berdaya mengawasi, insyaallah pada tahun 2029 baik Pemilu maupun pemilihan di Kabupaten Kutai Timur akan berdampak luar biasa bagi proses Demokrasi di Indonesia,” jelasnya.
Sedangkan Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Timur, Hari Dermanto yang hadir melalui zoom dalam Sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan P2P menjadi salah satu upaya Bawaslu dalam meningkatkan pemahaman kepada masyarakat khususnya generasi muda mengenai demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan partisipatif.
“Melalui program P2P ini, peserta diharapkan dapat menjadi agen pengawasan yang aktif dalam mengawal jalannya demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.” Ujar Hari
Harapannya kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan kolaborasi antara Bawaslu dan generasi muda dalam membangun budaya pengawasan partisipatif serta meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia. Tutup Hari Dermanto.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan terbentuk jaringan pengawasan yang luas dan kuat, sehingga setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Kutai Timur dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.