Perkuat Koordinasi Kelembagaan, Bawaslu Kutim Terima Kunjungan DPD Partai Gema Bangsa
|
Sangatta, Bawaslu Kutai Timur - Bawaslu Kabupaten Kutai Timur menerima kunjungan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gema Bangsa Kabupaten Kutai Timur pada Selasa (21/07/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperkenalkan kepengurusan baru partai politik tingkat kabupaten sekaligus memperkuat koordinasi kelembagaan.
Kunjungan diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kutai Timur, Aswadi didampingi Anggota Bawaslu, Musbah Ilham sementara itu, delegasi Partai Gema Bangsa dipimpin langsung oleh Ketua DPD, Hadi Supranoto didampingi jajaran pengurus, Dalam pertemuan tersebut, selain penyampaian struktur kepengurusan baru, kedua partai politik juga berdiskusi terkait pengawasan partisipatif sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kualitas demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Kutai Timur, Aswadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPD Partai Gema Bangsa yang secara proaktif menjalin komunikasi dengan Bawaslu. Ia menekankan pentingnya peran partai politik dalam mendukung pengawasan pemilu, termasuk pada masa non-tahapan.
“Kami mengapresiasi kunjungan ini sebagai bentuk komitmen partai politik untuk terus berkoordinasi dengan Bawaslu. Pada masa non-tahapan, kami mendorong agar partai politik segera melakukan Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan kepada KPU Kabupaten Kutai Timur,” ungkap Aswadi.
Lebih lanjut, Aswadi menjelaskan bahwa pemutakhiran data kepengurusan dan keanggotaan partai politik secara berkelanjutan sangat penting untuk menjaga akurasi data, sekaligus sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.
Diskusi juga menyoroti pentingnya pengawasan partisipatif yang melibatkan seluruh elemen, termasuk partai politik, dalam mengawal proses demokrasi. Bawaslu Kabupaten Kutai Timur berharap sinergi yang baik dengan partai politik dapat terus terjalin, tidak hanya pada masa tahapan pemilu, tetapi juga di masa non-tahapan.
Melalui pertemuan ini, Bawaslu Kabupaten Kutai Timur menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan partai politik sebagai bagian dari upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan.