Perkuat Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Kutim Kunjungi DPD Partai Golkar Kutim
|
Sangatta, Bawaslu Kutai Timur - Bawaslu Kabupaten Kutai Timur Kembali melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi melalui kunjungan kerja ke kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kutai Timur pada Senin (29/06/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi dan komunikasi dengan partai politik di Kabupaten Kutai Timur.
Rombongan Bawaslu dipimpin Ketua Bawaslu Kutai Timur, Aswadi didampingi Maya Sari, Aji Masyhudi, Agutinus Verdi Logo dan jajaran staf sekretariat Kehadiran mereka disambut langsung jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kutai Timur.
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Ketua Bawaslu Nomor 2 Tahun 2026 tentang Konsolidasi Demokrasi, yang menekankan pentingnya penguatan demokrasi secara berkelanjutan, termasuk di luar tahapan pemilu.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi terkait pemutakhiran data partai politik berkelanjutan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Bawaslu dalam melakukan pengawasan serta pengumpulan informasi yang berkaitan dengan perkembangan data dan kondisi partai politik di daerah.
Ketua Bawaslu Kutai Timur, Aswadi dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi dengan partai politik merupakan salah satu kunci penting dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
“Demokrasi tidak hanya dijaga pada saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga perlu dirawat secara berkelanjutan. Melalui konsolidasi ini, kami berupaya membangun komunikasi yang lebih kuat dan kolaboratif dengan partai politik,” ujar Aswadi.
Dalam kunjungan tersebut, Bawaslu Kutai Timur bersama pengurus partai membahas berbagai isu strategis, mulai dari kondisi demokrasi lokal, potensi kerawanan pelanggaran, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara bersama.
Bawaslu Kutai Timur berharap melalui kegiatan ini, hubungan kelembagaan dengan partai politik semakin solid dalam menjaga demokrasi yang bermartabat khususnya di Kabupaten Kutai Timur.